Langsung ke konten utama
Bagikan:
Berita Utama

RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "BARASIAH" untuk Perkuat Peran Ayah dalam Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah

3 Juli 2026Admin RSUDMNATSIR120 kali dibaca3 menit baca
RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "BARASIAH" untuk Perkuat Peran Ayah dalam Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah

Solok – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, Bidang Keperawatan RSUD M. Natsir menghadirkan inovasi BARASIAH (Bapak Sigap Merawat Bayi Kecil di Rumah). Program ini merupakan inovasi pelayanan yang berfokus pada pemberdayaan ayah dalam merawat bayi kecil atau Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) setelah pulang dari rumah sakit. Melalui BARASIAH, ayah didorong untuk berperan aktif dalam mendukung pemberian ASI eksklusif, pelaksanaan Metode Kanguru, pemantauan tumbuh kembang bayi, serta mengenali tanda bahaya sejak dini guna meningkatkan kualitas hidup bayi dan mencegah komplikasi.

Inovasi ini dipelopori oleh Bdn. Rini Haryati, S.Tr.Keb. dan dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di Ruang Perinatologi RSUD M. Natsir Kota Solok. Sasaran utama program adalah para ayah yang memiliki bayi kecil atau BBLR, dengan melibatkan ibu, keluarga, serta tenaga kesehatan sebagai pendamping selama proses perawatan bayi, baik ketika dirawat di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah.

Pengembangan BARASIAH dilatarbelakangi oleh masih tingginya jumlah bayi kecil atau BBLR yang memerlukan perawatan khusus. Data RSUD M. Natsir menunjukkan jumlah bayi BBLR yang dirawat terus meningkat, yaitu 98 bayi pada tahun 2023, 115 bayi pada tahun 2024, dan 122 bayi pada tahun 2025. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bayi BBLR masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan karena memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi, gangguan pertumbuhan, hingga kematian neonatal apabila tidak mendapatkan perawatan yang optimal.

Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa perawatan bayi kecil selama ini masih berpusat pada ibu, sementara keterlibatan ayah dalam proses perawatan belum optimal. Masih rendahnya pemahaman keluarga mengenai pentingnya ASI eksklusif, Metode Kanguru, serta kemampuan mengenali tanda bahaya pada bayi menyebabkan proses perawatan di rumah belum berjalan secara maksimal. Melalui BARASIAH, RSUD M. Natsir berupaya membangun peran ayah sebagai pendamping utama dalam mendukung keberhasilan perawatan bayi kecil secara berkelanjutan.

Pelaksanaan inovasi dilakukan melalui beberapa tahapan yang dimulai sejak bayi masih menjalani perawatan di Ruang Perinatologi. Tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada ayah mengenai perawatan bayi BBLR, manfaat ASI eksklusif, penerapan Metode Kanguru, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta tanda-tanda bahaya yang harus segera mendapatkan penanganan medis. Edukasi dilanjutkan dengan praktik langsung agar ayah memiliki keterampilan dalam merawat bayi secara mandiri. Setelah itu, keluarga diberikan leaflet sebagai media pembelajaran, sementara seluruh orang tua bayi yang dirawat dihimpun dalam grup WhatsApp sebagai sarana konsultasi, pendampingan, dan berbagi informasi selama masa perawatan di rumah.

Pendampingan tidak berhenti ketika bayi diperbolehkan pulang. Tenaga kesehatan terus melakukan monitoring melalui buku pemantauan, komunikasi melalui WhatsApp, kunjungan rumah, serta kontrol rutin ke fasilitas kesehatan. Pendekatan ini bertujuan memastikan keluarga mampu menerapkan perawatan secara berkesinambungan sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal pemantauan kesehatan bayi.

Penerapan BARASIAH memberikan berbagai manfaat bagi bayi, orang tua, maupun pelayanan kesehatan. Bayi memperoleh perawatan yang lebih optimal sehingga peluang keberhasilan ASI eksklusif meningkat, suhu tubuh lebih terjaga melalui Metode Kanguru, serta risiko infeksi, komplikasi, dan kematian dapat ditekan. Bagi ayah, inovasi ini meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan rasa percaya diri dalam menjalankan peran sebagai orang tua sekaligus mempererat ikatan emosional dengan bayi. Sementara itu, ibu memperoleh dukungan fisik dan psikologis yang membantu mengurangi beban selama masa perawatan bayi di rumah.

Melalui inovasi BARASIAH, RSUD M. Natsir berharap mampu memperkuat peran keluarga sebagai bagian penting dalam perawatan bayi berat lahir rendah. Inovasi ini menjadi wujud komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang edukatif, berorientasi pada keluarga, serta mendukung penurunan angka kesakitan dan kematian bayi melalui perawatan yang berkesinambungan dan berkualitas.

Sumber: Admin RSUDMNATSIR

Bagikan:
Kembali ke Daftar Berita
IGD 24 Jam